KUE KERANJANG atau Nian Gao ( 年糕 )
Kue keranjang ini biasa dihidangkan saat tahun baru Imlek. Di Cina ada kebiasaan menyantap kue ini saat tahun baru Imlek. Kue keranjang disantap sebelum makan nasi sebagai penghargaan agar dapat selalu beruntung dalam pekerjaan sepanjang tahun.
Kue keranjang terbuat dari beras ketan dan gula. Kue keranjang ini dapat disimpan lama. Kue keranjang ini dapat juga dijemur sehingga menjadi keras seperti batu. Kue ini bisa dihidangkan langsung ataupun digoreng menggunakan tepung dan telur ayam kemudian disajikan saat masih hangat. Selain itu kue keranjang juga dapat dijadikan bubur dengan cara dikukus.
Selamat menikmati kue keranjang.
Selamat Tahun Baru Imlek
Gong Xi Fa Cai
#semoga bermanfaat
Sabtu, 10 Februari 2018
Jumat, 09 Februari 2018
PERNAFASAN
Pernafasan adalah proses pertukaran gas yang berasal dari mahkluk hidup dengan gas yang ada di lingkungannya
Proses pernafasan manusia adalah proses menghirup oksigen dari udara serta mengeluarkan karbon dioksida dan uap air.

Pernafasan dibedakan menjadi dua yaitu pernafasan dada dan pernafasan perut. Pada proses pernafasan terjadi inspirasi dan ekspirasi. Inspirasi adalah proses masuknya udara ke paru-paru, sedangkan ekspirasi adalah proses keluarnya udara dari paru-paru.
A. PERNAFASAN DADA
pernapasan yang melibatkan otot antartulang rusuk.
1. INSPIRASI
Mekanisme inspirasi pernapasan dada sebagai berikut:
1. EKSPIRASI
B. PERNAFASAN PERUT
pernapasan yang melibatkan otot diafragma.
1. INSPIRASI
2. EKSPIRASI
Untuk memudahkan pembelajaran sistem pernafasan, anak-anak perlu diajak untuk melakukan percobaan sistem pernafasan. Percobaan sistem pernafasan dapat dilakukan dengan membuat alat peraga sistem manusia.
Alat dan Bahan
1.
Botol aqua besar 2
buah
2.
Selang plastik 1 meter
3.
Balon besar 2 buah
4.
Balon kecil 2 buah
5.
Karet gelang 2 buah
6.
Plastisin
7.
Lem bakar
8.
Gunting
9.
Korek api
10. Lilin
Cara
Pembuatan
1.
Siapkan
selang, potong 3 cm sebanyak dua bagian dan 8 cm 1 bagian.
2.
Kedua potong selang yang pendek dibuat
runcing.
3.
Ketiga selang disatukan membentuk huruf
Y menggunakan lem bakar.
4.
Buat dua bentuk Y
5.
Ambil kedua buah aqua, potong masing-masing
bagian bawah botol aqua, sekitar setengah botol menggunakan gunting.
6.
Ambil dua buah balon besar, potong
bagian bawahnya, kemudian tutup lubang botol dengan potongan balon.
7.
Lubangi tutup botol aqua, seukuran
diameter selang plastik.
8.
Ambil balon kecil dan ikat pada
selang plastik yang tadi dibentuk huruf Y, masing-masing selang bentuk Y
ikatkan 2 buah balon kecil pada bagian selang potongan pendek. Bagian potongan
selang panjangnya dilewatkan melalui tutup botol.
9.
Masukkan selang plastik yang diikat
balon ke dalam mulut botol. Kemudian tutup rapat mulut botol. Tambahkan
plastisin pada tutup botol di sekitar selang agar tidak ada celah.
10.
Tarik balon bagian bawah botol ke bawah,
perhatikan apa yang terjadi dengan balon yang ada di dalam botol.
Hasil Percobaan
1. Jika ditarik --> balon menggembung
2. Jika dilepas --> balon mengempis
1. Jika ditarik --> balon menggembung
2. Jika dilepas --> balon mengempis
·
Lubang selang plastik dapat disamakan
dengan batang tenggorokan.
·
Selang plastik yang ke bawah dapat
disamakan dengan rongga dada.
·
Balon A & B dapat disamakan dengan
paru-paru.
·
Balon C dapat disamakan dengan
diafragma.
Yang
terjadi pada kedua balon kecil setelah dihembuskan nafas melalui sedotan adalah
balon kecil yang ada didalam aqua menggelembung.
Yang
terjadi bila balon bagian bawah ditarik kebawah adalah balon yang berada dalam botol menggelembung karena terisi udara.
Yang
terjadi bila balon bagian bawah dilepas kembali adalah balon dalam botol
mengempis.
Saat balon ditarik maka balon yang berada dalam botol
menggelembung karena terisi udara, hal ini
disebabkan tekanan udara di dalam botol berkurang sedangkan tekanan
udara di luar botol (udara bebas) yang tetap menjadi lebih
besar sehingga udara di luar botol akan mengalir ke dalam balon
dalam botol yang diumpamakan sebagai paru-paru. Proses yang seperti ini disebut
proses inspirasi.
Keadaan balon dalam botol saat membran karet
dikembalikan adalah mengempis, hal ini disebabkan karena tekanan dalam botol
lebih besar dan tekanan udara di luar mengecil atau berkurang sehingga udara
dalam balon yang berada dalam botol mengeluarkan udara keluar yang membuatnya
mengempis ini disebut proses ekspirasi.
#semoga bermanfaat
JENIS JENIS TULANG DAUN
JENIS - JENIS TULANG DAUN
Daun merupakan salah satu bagian dari tumbuhan. Daun pada tumbuhan berfungsi sebagai tempat tempat pengolahan zat makanan. Proses pengolahan zat makanan pada daun ini disebut fotosintesis. Dalam fotosintesis di perlukan air dan karbon dioksida.
Jenis-jenis tulang daun ada empat, yaitu tulang daun menyirip, menjari, melengkung, dan sejajar.
a. Tulang daun menyirip
%2B-%2BCopy.jpg)
Nama ilmiah dari tulang daun menyirip adalah penninervis. Bentuk tulang daun menyirip seperti sirip ikan, sehingga disebut menyirip. Fisik dari tulang daun ini adalah memiliki satu buah ibu tulang yang memanjang dari pangkal ke ujung daun. Panjang tulang daun ini memanjang sampai ke tangkai daun. Dari ujung ibu tulang yang terdapat di daun ini keluar tulang tulang cabang. Karena itulah bentuk wujud dari tulang daun ini mirip dengan sirip ikan.
Contoh tumbuhan yang memiliki jenis tulang daun menyirip adalah daun pohon mangga, daun pohon rambutan, daun pohon mahoni, daun pohon jambu biji, daun pohon jambu air, daun pohon beringin, daun pohon teh, daun pohon coklat, daun pohon ketapang, daun pohon nangka, dll.
b. Tulang daun menjari

Tulang daun menjari memiliki nama ilmiah palminervis. Pada tipe tulang daun ini, bentuk dan fisik dari tulang daun menjari mirip seperti jari manusia. Tipe tulang daun menjari ini merupakan tipe tulang daun yang memperlihatkan susunan seperti jari jari tangan. Disebut jari tangan karena susunan dari tulang daun menjari memperlihatkan dengan jelas ujung tangkai daun yang dari situ keluar beberapa cabang tulang yang mirip dengan jari tangan.
Tumbuhan yang memiliki fisik tulang daun menjari biasanya adalah tumbuhan yang memiliki biji terbelah atau dalam bahasa ilmiahnya adalah Dicolyledoneae. Contoh tumbuhan yang memiliki tulang daun menjari adalah daun pohon singkong, daun pohon pepaya, daun pohon jarak, daun pohon pagar, daun pohon ubi jalar, daun pohon kapuk, daun pohon bunga matahari, daun pohon labu dan daun pohon melon.
C. Tulang Daun Melengkung
D. Tulang Daun Sejajar
C. Tulang Daun Melengkung

Tulang daun melengkung memiliki bahasa ilmiah yaitu cervinervis. Pada tumbuhan yang memiliki tulang daun melengkung memiliki ciri ciri fisik yaitu mempunyai beberapa tulang besar, satu tulang besar berada di tengah daun dan yang lainnya memanjang mengikuti alur tepi daun. Alur tulang besar pada daun melengkung akan memisah dan akan kembali lagi menjadi satu arah yaitu pada ujung daun. Biasanya tumbuhan yang memiliki tulang daun melengkung adalah tumbuhan yang berbiji tunggal atau dalam bahasa ilmiahnya disebut dengan monocotyledoneae.
Contoh tumbuhan yang memiliki tulang daun melengkung adalah daun pohon sirih, daun pohon sirih sirihan, daun pohon waru, daun pohon genjer, daun pohon wewean, daun pohon gadung, daun pohon uwi, daun pohon kandri, daun pohon akasiah, daun pohon bandotan, daun pohon trimoso atau disebut juga daun pohon dileman, daun pohon gembolo, daun pohon Limnocharis flava Buch dan daun pohon Dioscorea hispida Dennst.

Jenis-Jenis Tulang Daun selanjutnya adalah tulang daun sejajar. Tulang daun bertulang sejajar memiliki bahasa ilmiah rectinervis. Pada tumbuhan yang memiliki tulang daun bertulang sejajar biasanya memiliki daun yang dimiliki adalah daun daun bangun garis atau daun daun dengan bangun pita.
Daun daun bangun garis atau bangun pita pada umumnya memiliki satu tulang besar yang berada ditengah daun dan membujur di sepanjang daun sedangkan tulang tulang daun lainnya akan berukuran lebih kecil dan sepertinya memiliki arah yang sejajar dengan ibu tulang. Tipe tulang daun bertulang sejajar sering kita temukan pada tumbuhan yang berbiji tunggal atau dalam bahasa ilmiahnya disebut dengan Monocotyledoneae. Contoh dari tumbuhan tulang daun bertulang sejajar adalah: Daun Jagung, Daun Kelapa Sawit, Daun Aren, Daun padi, daun tebu, dll.
Sabtu, 03 Februari 2018
Golden Age Masa Emas Anak
GOLDEN
AGE
adalah masa emas anak yang merupakan masa penting untuk mengoptimalkan
pertumbuhan dan perkembangannya (Miftakhul Waidah). Pada masa golden age, pembentukan sistem syaraf
secara mendasar sudah terjadi. Kurang lebih 80% persen otak anak mengalami
perkembangan pada masa golden age
ini. Setiap informasi yang diberikan kepada anak akan diserap baik itu
informasi yang baik ataupun informasi yang buruk. Informasi ini akan menjadi
dasar terbentuknya karakter kepribadian dan kemampuan kognitif anak.
Orang tua sebaiknya menyadari pada
masa golden age ini sangatlah penting
bagi pertumbuhan dan perkembangan anak. Apa yang dilihat, didengar, dicium,
dirasakan, dan disentuh akan diserap oleh otak anak. Untuk itu beberapa hal
yang dapat dilakukan orang tua pada masa golden
age ini adalah:
1. Memberikan asupan gizi terbaik.
Makanan
terbaik bagi anak adalah ASI (Air Susu Ibu). ASI memiliki 100 zat gizi yang
sangat baik untuk pertumbuhan anak. Setelah ASI, orang tua bisa memberikan anak
makanan yang banyak mengandung gizi-gizi penting terutama sayuran, buah-buahan,
biji-bijian, dll. Mengkonsumsi makanan bergizi akan mengoptimalkan proses
pertumbuhan dan perkembangan otak anak.
2. Mendampingi anak belajar
Pada masa ini orang tua berperan penting
dalam medidik dan mengarahkan anak agar otak anak tumbuh berkembang maksimal. Tentunya
semua orang tua menginginkan anak untuk menjadi anak yang cerdas dan
berkepribadian yang baik. Orang tua perlu mengenali potensi anak, mengajarkan
kreatifitas, memberikan dukungan, pujian, dan menciptakan segala kegiatan
sebagai aktifitas belajar.
Menurut Ali bin Abi Thalib Ra, ada tiga pengelompokkan dalam cara
memperlakukan anak:
1. Kelompok 7 tahun pertama (0 – 7 tahun), perlakukan
anak sebagai raja. Memberikan kasih sayang dan cinta yang tulus akan memberikan
dampak yang selalu diingat oleh anak selama hidupnya.
2. Kelompok 7 tahun kedua (8 – 14 tahun),
perlakukan anak sebagai tawanan. Pada masa ini orang tua perlu memberikan pendidikan
latihan kedisiplinan dan memberikan anak latihan bertanggung jawab.
3. Kelompok 7 tahun ketiga (15 – 21 tahun),
perlakukan anak sebagai sahabat. Memberikan kepercayaan kepada anak untuk
melakukan kegiatannya, namun orang tua tentunya perlu kontrol dan saling
sharing dengan anak.
#semoga
bermanfaat
Jumat, 02 Februari 2018
#zeromistake
Belajar bisa lewat apa saja dan dimana saja.
Seperti hari ini, saat hendak mau ke Godean lihat tbok depan rumah jadi terheran-heran.
Aku fikir, bapakku memaku tempat jimpitan di depan rumah. Hal ini dikarenakan tembok di depan rumahku ngelupas seperti bekas paku.
Setelah aku amati lebih dekat, ternyataaaa...
ini adalah biji tanaman.
Entah tanaman apa, tapi biji ini luar biasa.
Allahu Akbar
Subhanallah
Jika Allah berkehendak apapun bisa terjadi.
Jadi teringat bahwa aku tak boleh putus asa atas apapun itu. Selama kita berusaha, aku yakin Allah pasti akan memberikan yang terbaik.
terimakasih
Seperti hari ini, saat hendak mau ke Godean lihat tbok depan rumah jadi terheran-heran.
Aku fikir, bapakku memaku tempat jimpitan di depan rumah. Hal ini dikarenakan tembok di depan rumahku ngelupas seperti bekas paku.
Setelah aku amati lebih dekat, ternyataaaa...
ini adalah biji tanaman.
Entah tanaman apa, tapi biji ini luar biasa.
Allahu Akbar
Subhanallah
Jika Allah berkehendak apapun bisa terjadi.
Jadi teringat bahwa aku tak boleh putus asa atas apapun itu. Selama kita berusaha, aku yakin Allah pasti akan memberikan yang terbaik.
terimakasih
Rabu, 31 Januari 2018
GLOBALISASI versi Argumentasi 6A JOSS
Hari ini Kamis tanggal 1 Februari 2018, anak-anak kelas VI A belajar tentang GLOBALISASI.
Berikut beberapa argumentasi anak-anak tentang GLOBALISASI.
1. Globalisasi membuat kita menjadi lebih cepat berbelanja dan cepat dalam berkomunikasi.
(Ahmad Fauzan)
2. Dengan globalisasi kita bisa merasakan masakan luar negeri, mengetahui nama-nama orang yang berpengaruh di dunia, dan bisa bertukar budaya dengan negara lain. (Patrick Imanuel Simbar)
3. Globalisasi adalah hal yang tidak mungkin dihindari. (Cici Sofi Anisafari)
4. Karena globalisasi kita selalu bermain HP. (Ifni Ramadhani)
5. Dampak positif globalisasi antara lain dapat memacu prestasi. (Ririn Yusinta Dwi Ardani)
6. Menurutku orang-orang saat ini dapat melakukan perjalanan jauh. (Liren Sahari)
7. Globalisasi menjadi bagian dari masyarakat di seluruh dunia. (Lisa Amalia Akbar)
8. Dampak negatif dari globalisasi di Indonesia antara lain dengan munculnya sikap yang terlalu berlebih-lebihan terhadap barang dari produk dari luar negeri. (Raditya Firzha Kurniawan)
9. SEA GAMES dan ASIAN GAMES adalah akibat dari globalisasi. (Misbah Qoirur Rohmat)
10. Globalisasi itu membuat kita boros. (Yudha Bayu Saputra)
11. Globalisasi memberikan keuntungan bisa membeli secara online. (Amrullah Radithya Putra)
12. Dampak negatif globalisasi antara lain munculnya sikap yang terlalu berlebihan terhadap produk dari luar negeri. (Sadit Yunianto)
13.Globalisasi memudahkan kita dalam membeli barang dan dapat saling kenal antar negara.
(Ridho Govella Saputro)
14. Dampak globalisasi yaitu makanan, komunikasi, transportasi, nilai, dan norma. (Fauzan Ardana)
15. Salah satu keuntungan globalisasi adalah banyaknya pasar online, segala sesuatu bisa dibeli dengan mengklik dan jadi tunggu barang saja. (Meutya Azha Fatika)
16. Jika bermain HP terus menerus kita akan males belajar. (Meisya Az Zahra)
17. Menurutku globalisasi membuat semua orang jadi malas membeli barang ke luar rumah.
(Nanda Aulya)
Demikian beberapa globalisasi menurut anak-anak kelas VI A SD Timbulharjo.
Berikut beberapa argumentasi anak-anak tentang GLOBALISASI.
1. Globalisasi membuat kita menjadi lebih cepat berbelanja dan cepat dalam berkomunikasi.
(Ahmad Fauzan)
2. Dengan globalisasi kita bisa merasakan masakan luar negeri, mengetahui nama-nama orang yang berpengaruh di dunia, dan bisa bertukar budaya dengan negara lain. (Patrick Imanuel Simbar)
3. Globalisasi adalah hal yang tidak mungkin dihindari. (Cici Sofi Anisafari)
4. Karena globalisasi kita selalu bermain HP. (Ifni Ramadhani)
5. Dampak positif globalisasi antara lain dapat memacu prestasi. (Ririn Yusinta Dwi Ardani)
6. Menurutku orang-orang saat ini dapat melakukan perjalanan jauh. (Liren Sahari)
7. Globalisasi menjadi bagian dari masyarakat di seluruh dunia. (Lisa Amalia Akbar)
8. Dampak negatif dari globalisasi di Indonesia antara lain dengan munculnya sikap yang terlalu berlebih-lebihan terhadap barang dari produk dari luar negeri. (Raditya Firzha Kurniawan)
9. SEA GAMES dan ASIAN GAMES adalah akibat dari globalisasi. (Misbah Qoirur Rohmat)
10. Globalisasi itu membuat kita boros. (Yudha Bayu Saputra)
11. Globalisasi memberikan keuntungan bisa membeli secara online. (Amrullah Radithya Putra)
12. Dampak negatif globalisasi antara lain munculnya sikap yang terlalu berlebihan terhadap produk dari luar negeri. (Sadit Yunianto)
13.Globalisasi memudahkan kita dalam membeli barang dan dapat saling kenal antar negara.
(Ridho Govella Saputro)
14. Dampak globalisasi yaitu makanan, komunikasi, transportasi, nilai, dan norma. (Fauzan Ardana)
15. Salah satu keuntungan globalisasi adalah banyaknya pasar online, segala sesuatu bisa dibeli dengan mengklik dan jadi tunggu barang saja. (Meutya Azha Fatika)
16. Jika bermain HP terus menerus kita akan males belajar. (Meisya Az Zahra)
17. Menurutku globalisasi membuat semua orang jadi malas membeli barang ke luar rumah.
(Nanda Aulya)
Demikian beberapa globalisasi menurut anak-anak kelas VI A SD Timbulharjo.
Belajar di luas kelas SD Timbulharjo
Hari ini, Jumat tanggal 26 Januari 2018 kelas 6A melakukan pembelajaran di luar kelas. Pembelajaran di lakukan di Desa Tembi. Di Desa Tembi tersapat banyak tempat yang nyaman dipakai untuk belajar. Desa yang terkenal dengan desa wisata ini memiliki banyak homestay hampir di setiap rumah di desa ini.
Jadwal pelajaran hari ini adalah IPA. Meski demikian tidak mengurangi keantusiasan siswa untuk bersama-sama jalan-jalan sambil belajar di Desa Tembi. Sambil jalan-jalan anak anak mengerjakan soal yang diberikan oleh guru.
Soal pertama diberikan saat berhenti di pendopo dekat makam Kyai Diposono.Mereka mengerjakan soal sambil menikmati hembusan angin segar yang bertiup dari pohon Preh yang ada di situ. Anak-anak mengerjakan soal dengan senang dan semangat.
Pos kedua berhenti di lokasi Desa Wisata Tembi. Di lokasi ini terdapat banyak pendopo kecil yang dapat digunakan untuk belajar. Sambil menikmati hembusan angin dan udara segar, anak-anak mengerjakan soal dari guru dengan senang.
Demikian cerita pembelajaran hari ini. Suasana baru membuat anak-anak kelas 6A senang dan bersemangat dalam belajar.
Jadwal pelajaran hari ini adalah IPA. Meski demikian tidak mengurangi keantusiasan siswa untuk bersama-sama jalan-jalan sambil belajar di Desa Tembi. Sambil jalan-jalan anak anak mengerjakan soal yang diberikan oleh guru.
Soal pertama diberikan saat berhenti di pendopo dekat makam Kyai Diposono.Mereka mengerjakan soal sambil menikmati hembusan angin segar yang bertiup dari pohon Preh yang ada di situ. Anak-anak mengerjakan soal dengan senang dan semangat.
Pos kedua berhenti di lokasi Desa Wisata Tembi. Di lokasi ini terdapat banyak pendopo kecil yang dapat digunakan untuk belajar. Sambil menikmati hembusan angin dan udara segar, anak-anak mengerjakan soal dari guru dengan senang.
Demikian cerita pembelajaran hari ini. Suasana baru membuat anak-anak kelas 6A senang dan bersemangat dalam belajar.
Langganan:
Postingan (Atom)
















